DAFTAR ISI
LEMBAR
PENGESAHAN (1) .......................................................................
i
LEMBAR
PENGESAHAN (2) ....................................................................... ii
KATA PENGANTAR .................................................................................... iii
DAFTAR
ISI ................................................................................................... v
DAFTAR
TABEL ........................................................................................... vii
DAFTAR GAMBAR
...................................................................................... viii
DAFTAR
LAMPIRAN ................................................................................... ix
BAB
I PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang Praktek Kerja Industri .......................... 1
1.2
Ruang
Lingkup Kerja ................................................... 3
1.3
Tujuan
dan Manfaat Praktek Kerja Industri ................ 3
BAB
II TINJAUAN UMUM
2.1 Gambaran Umum Perusahaan/Industri ......................... 4
2.2 Struktur
Organisasi dan Job Deskripsi .......................... 5
2.3.1 Struktur Organisasi ........................................... 5
2.3.2 Job Deskripsi ..................................................... 5
2.4 Sejarah Berdirinya Perusahaan
...................................... 6
BAB III URAIAN
KEGIATAN
3.1 Kegiatan Pelaksanaan Prakerin
....................................... 8
3.2 Uraian Kegiatan Prakerin
................................................ 9
BAB IV PEMBAHASAN
MASALAH
4.1 Permasalahan
................................................................. 13
4.1.1 Rumusan Masalah
............................................. 13
4.1.2 Batasan Masalah
................................................ 13
4.2 Usulan Pemecahan Masalah
.......................................... 13
4.2.1 Tentang Ms. Excel ............................................. 13
4.2.2 Penyelesaian Masalah ........................................ 14
BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan
................................................................... 16
5.2 Saran
............................................................................. 16
5.2.1 Saran Untuk Pihak Sekolah .............................. 16
5.2.2 Saran Untuk Siswa ............................................ 17
DAFTAR
PUSTAKA .................................................................................... 18
LAMPIRAN ................................................................................................ 18
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)
Pelaksanaan
kegiatan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) sebagai perwujudan kebijaksanaan
dari kerja sama dalam proses pelaksanaannya di laksanakan pada dua tempat yaitu
di sekolah dan di dunia usaha, Industri, Lembaga. Upaya di atas dilaksanakan
dalam meningkatkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Bidang
Studi Keahlian Multimedia guna mencapai tujuan
relevansi pendidikan dengan tuntunan kebutuhan kerja.
Selain itu yang
diharapkan dari kegiatan penyelenggaraan praktek di Dunia Usaha, Industri, Lembaga
yaitu siswa akan memiliki etos kerja yang meliputi: Kemampuan Kerja, Motivasi
Kerja, Inisiatif, Kreatifitas, Hasil pekerjaan yang berkualitas, Disiplin waktu
dan kerajinan dalam bekerja.
Dalam
mendekati perkembangan para siswa-siswi peserta PRAKERIN di Dunia Usaha, Industri,
Lembaga diperlukan suatu perangkat yang dapat memberikan informasi atau
petunjuk tentang kualifikasi dan jenis praktek yang dapat memberikan informasi
“Perangkat yang dimaksud yaitu Buku Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)”.
Pelaksanaan
PRAKERIN merupakan ajang pembuktian sekaligus pemantapan bagi para siswa-siswi,
khususnya siswa-siswi SMK Mutiara 17 Agustus untuk memasuki dunia industri atau
dunia kerja. Proses pembelajaran secara
teoritas yang dilakukan di sekolah dapat diaplikasikan secara langsung
pada saat PRAKERIN itu sendiri. Dari PRAKERIN juga banyak sekali ilmu yang
dapat diambil yang belum kita dapatkan di sekolah. Pelaksanaan PRAKERIN juga
dapat lebih membimbing para siswa-siswi untuk menjadi wirausahawan seperti
tempat mereka melaksanakan PRAKERIN.
Bagi
para siswa-siswi untuk lebih mengeluarkan potensi dalam dirinya yang diharapkan
dapat diterapkan di dunia industri merupakan salah satu tujuan diadakannya
pelaksanaan PRAKERIN. Bukan hanya itu saja, para siswa-siswi yang mungkin di
lingkungan sekolahnya berkarakter yang kurang baik, ketika berada di dunia yang
berbeda maksudnya dunia industri, bisa berubah menjadi yang lebih baik dari
sebelumnya.
Pelaksanaan
PRAKERIN yang hanya berlangsung selama kurang lebih 3 bulan ini, sebenarnya
mempunyai maksud tertentu, yaitu memberikan pengalaman baru tentang dunia kerja
yang sesungguhnya sebagai usaha memantapkan diri sebelum terjun ke dunia kerja,
dan menumbuh kembangkan seta memantapkan sikap profesionalitas sesuai dengan
yang disyaratkan Dunia Usaha, Industri, Lembaga tersebut.
Dalam
hal ini juga para siswa-siswi diberika untuk mendalami, menghayati, menggali
ilmu yang terdapat di tempat PRAKERIN tersebut dan menerapkan kemampuan hasil
PRAKERIN tersebut dalam situasi dan kondisi kerja yang real selepas dari SMK.
1.2 Ruang Lingkup
Prosedur ini meliputi semua
aktivitas pengendalian dokumen eksternal dalam kegiatan operasional di PT.
Bank Tabungan Negara (Persero). Tbk Kantor Cabang Bekasi.
1.3 Tujuan Dan Manfaat
Secara umum praktek kerja industri bertujuan untuk
memberi gambaran kepada siswa/i pada bekerja, baik itu disuatu perusahaan
ataupun disuatu lembaga instansi.
Sedangkan secaara khususnya antara lain :
1.
Dapat menambah dan mengembangkan
potensi ilmu pengetahuan pada masing–masing siswa.
2.
Melatih keterampilan yang dimiliki
siswa sehingga dapat bekerja dengan baik.
3.
Melahirkan sikap bertanggung jawab,
disiplin, sikap mental, etika yang bik serta dapat bersosialisasi dengan
lingkungan sekitar.
4.
Menambah kreatifitas siswa agar
dapat mengembangkan bakat yang terdapat dalam dirinya.
5.
Memberikan motivasi sehingga siswa bersemangat
dalam meraih cita-cita mereka.
6.
Melatih siswa agar dapat membuat
suatu laporan yang terperinci dari apa saja yang mereka kerjakan selama Praktek
Kerja Industri.
BAB II
TINJAUAN UMUM
2.1 Gambaran Umum Perusahaan
Bank BTN Cabang Bekasi
terletak di Jl.Jendral Sudirman No 19 Bekasi.
PT. Bank Tabungan
Negara (Persero), Tbk bergerak di bidang usaha jasa tabungan dan kredit dan Bank BTN Berdiri Tahun
1978.
Gambar 2.1 Profil Perusahaan
2.2 Struktur Organisasi dan Job Deskripsi
2.2.1
Struktur
Organisasi
Berikut ini adalah bentuk
struktur organisasi di bagian Document PT. Bank Tabungan Negara (Persero). Tbk
Kantor Cabang Bekasi.
Gambar 2.2 Struktur
Organisasi
2.2.2
Job Deskripsi
Berikut
ini dijelaskan bidang kegiatan masing-masing karyawan PT. Bank Tabungan Negara
(Persero). Tbk Kantor Cabang Bekasi.
·
Loan Document
Loan Document bertugas sebagai penerimaan,
pengelolaan penyimpanan, penyerahan untuk Agunan Kredit.
·
Dossier A
Dossier A bertugas sebagai penerimaan,
pengelolaan penyimpanan, penyerahan untuk data pribadi nasabah kredit.
·
OTS
OTS bertugas sebagai survey sumber
keuangan nasabah
seperti Tempat Kerja, Ruko, Atau Usaha
Lain.
·
LA
Pencairan Dana Jaminan, Appraisal (Penilaian
Kondisi Perumahan yang di agunkan).
2.3
Sejarah
Perusahaan
BTN telah
dimulai sejak Belanda menginjakkan kakinya pertama kali di Indonesia. Puncak
dari perjuangan itu adalah pada tahun 1897, dimana pada saat itu di kenal
sebagai masa keramat. Para pelaku dalam pengembangan BTN pada saat itu yakin
bahwa tahun itulah sebagai puncak dari pada cikal bakal pendirian BTN. Hal ini
disadari oleh adanya Koninklijk Besluit No. 27 di Hindia Belanda atau dalam
istilah Indonesia lebih familiar di kenal dengan nama Surat Keputusan yang
menyatakan adanya pendirian POSTSPAARBANK.
Postspaarbank
ini berkedudukan di Batavia, yang saat ini lebih di kenal masyarakat dengan
nama Jakarta sebagai ibu kota Indonesia.
BTN dalam
bisnis perumahan melalui fasilitas KPR tersebut telah membawa status BTN ini
menjadi PT. Bank Tabungan Negara (Persero) pada tahun 1992. Status persero ini
memungkinkan BTN bergerak lebih luas lagi dengan fungsinya sebagai bank umum.
Dan memang untuk mendukung bisnis KPR tersebut, BTN mulai mengembangkan
produk-produk layanan perbankan sebagaimana layaknya bank umum. BTN juga
memiliki produk Tabungan, Giro, Deposito, ataupun layanan perbankan lainnya
yang dimiliki oleh bank lain.
BAB
III
URAIAN
PELAKSANAAN PRAKERIN
3.1 TABEL
KEGIATAN PELAKSANAAN PRAKERIN
3.1.1 Daftar
Spesifikasi Peralatan di Perusahaan / Industri
Tabel 3.1.1 Daftar Spesifikasi Peralatan
|
NO
|
NAMA ALAT / MESIN
|
SPESIFIKASI/ UKURAN
|
JUMLAH
|
|
1
|
KOMPUTER
|
o Merk HP CQ1569x
o Layar LCD
o Menggunakan Windows XP
o
Berwarna
Hitam
|
1
|
|
2
|
SCAN
|
o
Merk
Canon Lide 110
o
WARNA
HIITAM
|
1
|
|
3
|
FOTOCOPY
|
o
Merk
Canon IR 1022
o
LCD
TOUCH
SCREEN
o
WARNA
SILVER
|
1
|
|
4
|
PULPEN
|
o
Merk
Standar
o
Warna
hitam
|
2
|
|
5
|
BUKU
|
-
|
1
|
|
6
|
TIP X
|
o
Merk
Kenko
|
1
|
3.2 Uraian
Kegiatan Prakerin
Kegiatan
PRAKERIN di PT.Bank Tabungan Negara (BTN) Persero, Tbk kurang lebih 3 bulan
lamanya, yaitu bulan januari sampai dengan bulan maret. adapun uraian kegiatan
prakerin di PT. Bank Tabungan Negara (BTN) adalah sebagai berikut :
1)
Meregister
Dokumen
Dokumen yang sudah di cabut akan di register di buku
register, karna dokumen akan di serahkan kepada debitur. Meregister Dokumen
dengan cara menulis nama dan nomer debitur ke buku register.
2)
Memfotocopy
Dokumen
Dokumen yang di pinjam kepada debitur biasanya adalah
fotocopyan.
Memfotocopy
dokumen dengan cara menyalakan mesin fotocopy, pilih ukuran kertas, lalu klik
start.

Gambar 3.2 Foto
Memfotocopy Dokumen
3)
Menyusun
Dokumen
Dokumen yang sudah
dicabut biasanya di susun dan di rapihkan terlebih dahulu. Menyusun dokumen
dengan cara kumpulkan semua dokumen yang di cabut, lalu susun dari nomer
debitur yang kecil ke besar.

Gambar 3.2.1 Foto Menyusun Dokumen
4)
Mencabut
Dokumen
Dokumen yang akan di serahkan ke debitur akan di cari
dan dicabut terlebih dahulu, mencabut dokumen dengan cara ambil berkas surat
permohonan pengambilan dokumen dan cari nomer dan nama debitur sesuai dengan
yang ada di surat permohonan pengambilan dokumen.

Gambar 3.2.2 Foto Mencabut Dokumen
5)
Mencari
Nomer Debitur Dengan Ms.Excel
Biasanya sebelum mencabut dokumen , kita harus mencari
nomer debiturnya terlebih dahulu. Mencari nomer debitur di Ms.Excel dengan cara
seperti berikut Buka ms.excel >Klik file >open
>cari file daftar nama dan nomor debitur
> Klik open > Klik ctrl + f dan lalu ketik nomor debitur.

Gambar
3.2.3 Mencari Nomer Debitur Di Ms.Excel
6) Memasukan
Arsip ( Dossier ) Ke dalam Dokumen
Sebelum
Dokumen di serahkan kepada debitur, penulis memasukan arsip debitur yang dulu
diserahkan kepada Bank BTN. Memasukan Debitur dengan cara cari Arsip ( Dossier
) sesuai nomer dan nama debitur yang sama dengan dokumen lalu masukan Arsip
kedalam dokumen.

Gambar
3.2.4 Memasukan Arsip Ke Dalam Dokumen
BAB IV
PERMASALAHAN
4.1
Permasalahan
Penggunaan Ms.Excel untuk mengetahui rinci nama dan nomor debitur dokumen.
4.1.1
Rumusan Masalah
Bagaimana cara mengetahui
rinci nama dan nomor debitur dokumen dengan Ms.Excel?.
4.2
Usulan Pemecahan Masalah
4.2.1
Tentang Ms.Excel
Sebuah program aplikasi
lembar kerja spreadsheet yang dibuat dan didistribusikan oleh Microsoft
Corportation yang dapat dijalankan pada Microsoft Windows dan Mac OS. Aplikasi
ini memiliki fitur kalkulasi dan pembuatan grafik dengan menggunakan strategi
marketing Microsoft yang agresif, menjadikan Microsoft Excel sebagai salah satu
program komputer yang digunakan di dalam komputer mikro hingga saat ini.
4.2.2
Penyelesaian Masalah
1.
Buka ms.excel
Gambar 4.1 Membuka Ms.Excel
2.
Klik file >open
> cari file daftar nama dan nomor debitur > dan open
Gambar 4.2 Membuka file data debitur
3.
Dan Akan Terbuka Filenya
Gambar 4.3 File nama dan nomor
debitur
4.
Lalu Buka Panel Pencari/ CTRL+F
Gambar 4.4 Panel Pencarian di
Ms.Excel
5.
Lalu ketik nomor debitur yang ingin dicari dan klik find
Gambar 4.5 Mencari nomor debitur
BAB V
PENUTUP
5.1
Kesimpulan
Setelah penulis
melakukan PKL di PT.Bank Tabungan Negara (Persero) penulis
mengambil kesimpulan bahwa penulis dapat menerapkan
pengetahuan yang diperoleh saat di sekolah ke dalam dunia kerja yang
sesungguhnya dan selain itu penulis juga memperoleh pengalaman bagaimana dalam
bekerjasama dan menjalin relasi yang baik antara karyawan dengan penulis.
Selain itu, selama pelaksanaan PRAKERIN membuat
penulis mengetahui bahwa penulis dapat belajar bertanggung jawab dalam
ketelitian, kecepatan dan memeriksa kembali suatu barang yang akan di proses
sehingga tidak terjadi kesalahan data dan tidak melakukan kerja ulang.
5.2
Saran
Adapun saran untuk pihak sekolah dan siswa dari
perusahaan, yaitu:
5.2.1
Saran Untuk Pihak Sekolah
Harap sekolah memberikan motivasi kepada calon peserta prakerin
sehingga peserta dapat meningkatkan kinerjanya dan lebih diberi pemahaman
terkait lingkungan dunia kerja.
5.2.2
Saran Untuk Siswa
Tingkatkan semangat bekerja dan terus belajar berkomunikasi
terlebih dengan pimpinan/user. Perbanyak pemahaman terkait sistem/aplikasi
dasar perkantoran dan manfaatkan waktu serta pengalaman prakerin sebagai wahana
pengembangan diri persiapan di dunia kerja.
No comments:
Post a Comment